BIPOLAR DISORDER TEST, GIMANA CARANYA?
Bipolar disorder test adalah test atau pengujian yang dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang mengidap bipolar disorder atau tidak. Setelah mengetahui apakah kita mengidap bipolar disorder atau tidak kita bisa menentukan langkah penyembuhan yang tepat dari gangguan mental yang kita miliki. Pada artikel ini akan membahas bagaimana sih cara dilakukannya bipolar disorder test yang bisa dijangkau oleh semua masyarakat.
Apakah Aku Bipolar?
Gangguan bipolar atau dapat dikenal dengan sebutan bipolar disorder adalah kondisi mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem pada seseorang. Perubahan mood ini ditandai dengan Kondisi yang membuat seseorang memiliki episode mood yang sangat bahagia (mania) dan eposide mood sangat sedih (depresi) yang naik turun atau fluktuatif.
Terdapat beberapa ciri dan gejala yang dapat muncul dari gangguan bipolar. ciri dan gejala ini tentunya beda-beda disetiap episodenya. misalnya selama episode mania, orang yang mengidap bipolar disorder akan mengalami gejala berikut:
- Senantiasa merasa terlalu bahagia dan bersemangat
- Seringnya merasa sangat sensitif dan mudah tersinggung
- Sering kurang tidur dan banyak makan
- Sering bersikap gegabah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang beresiko
- Suka berbicara dengan sangat cepat dan mengubah topik pembicaraan dari satu topik ke topik lainnya
- Sering mengalami penurunan kemampuan melakukan penilaian atau pembuatan suatu keputusan
- Pada episode ini, pengidap juga terkadang melihat hal-hal aneh dan mendengar suara-suara misterius.
- Merasa sangat bersedih dan kehilangan harapan pad ajangka waktu yang panjang
- Kehilangan ketertatikan dalam melakukan kegiatan sehari-hari
- Makan lebih sedikit
- Merasa ngantuk dan malas
- Merasa terlalu sadar diri dan minder
- Sulit berkonsentrasi
- Memiliki pemikiran untuk bunuh diri.
Gejala-gejala diatas adalah gambaran yang dialami oleh seseorang yang mengidap gangguan bipolar. ketika kamu merasakan jika gejala-gejala diatas juga terjadi kekamu. maka kamu perlu melakukan bipolar disorder test. hal ini untuk mengatahui apakah kamu benar-benar mengidap bipolar disorder atau kamu hanya sekedar moody karena moody dan bipolar adalah dua hal yang sangat berbeda.
Bagaimana Pelaksanaan Bipolar Disorder Test?
Bipolar disorder test atau pengujian untuk gangguan bipolar tidak sesederhana melakukan pengajuan pertanyaan pilihan ganda atau mengirim darah ke laboratorium. sementara gangguan bipolar memang menunjukkan gejala yang berbeda, tidak ada test tunggal yang dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kondisi tersebut. seringkali kombinasi metode digunakan untuk membuat diagnosnis. Oleh karena itu untuk melakukan diagnosis terhadap pengidap bipolar disorder maka sebaiknya langsung kepada ahli dalam hal ini dokter yang memang ahli dibidangnya.
Di Indonesia sendiri, cara yang sering dilakukan oleh dokter adalah dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada keluarga atau kerabat terdekat terkait gejala, seperti sejak kapan dan seberapa sering gejala gangguan bipolar ini muncul, serta melakukan pemeriksaan labratorium guna memastikan penyebab gejala yang muncul. kemudian setelah hasil pemeriksaan diperoleh yang menunjukkan adanya dugaan gangguan bipolar, pengidap biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikiater.
Bipolar disorder test yang dilakukan oleh dokter spesialis atau kesehatan jiwa adalah dengan melakukan pengamatan terhadap pola berbicara, berpikir, dan bersikap pengidap bipolar disorder. dalam proses pengamatan ini, psikiater kemudian akan menanyakan riwayat penyakit keluarga, gejala yang dirasakan, hingga pola tidur pengidap. ketika hasil pemeriksaaan dirasa cukup, maka psikiater akan mengklasifikasikan kondisi pengidap berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5).
Sumber :
https://allaboutbipolardisorderr.blogspot.com/2021/04/bipolar-tuh-apasih.html
https://www.halodoc.com/artikel/jangan-berasumsi-ini-cara-diagnosis-gangguan-bipolar


